Elegant Rose

Jumat, 23 Desember 2011

Rose of Versailles Ep. 02 : Fly! An Austrian Butterfly

Diposkan oleh Hayyu François de Jarjayes di 7:39 AM
Episode kedua ini melanjutkan episode yang pertama kemarin. Oscar telah memutuskan untuk berpisah dengan kehidupannya sebagai seorang gadis muda dan memulai kehidupannya sebagai seorang perwira. Oscar yang saat itu telah diangkat sebagai komandan pasukan yang akan menjemput dan mengawal Purti Marie Antoinette, dari Austria, diminta menjadi ‘Marie Antoinette’ palsu dan memakai gaun. Karena diduga akan ada pihak-pihak yang mencelakai Sang Putri. Oscar yang telah berikrar untuk mengenakan seragam militer selama hidupnya, menolak untuk memakai gaun.


Sementara itu di Austria, Ratu Marie Therese sedang mengkhawatirkan keputusannya untuk menikahkan Putrinya, Marie Antoinette dengan Putra Mahkota Prancis, Louis-August. Antoinette yang berusia 14 tahun, sebaya dengan Oscar, masih kekanak-kanakan dan senang bermain-main. Menjadi putri mahkota Prancis, otomatis menjadi bakal Ratu Prancis. Namun Ratu Marie Therese tidak bisa berbuat apa-apa, ini semua demi kesejahteraan rakyatnya. Tak lama kemudian, pinangan resmi dari Prancis pun tiba dan tibalah saatnya untuk Putri Marie Antoinette meninggalkan Austria menuju Prancis. Sebelum berpisah, Ratu Marie Therese memberi cincin kepada putrinya, Marie Antoinette, agar selalu mengingat dirinya. Maka berangkatlah Putri Marie Antoinette ke Prancis.


Di tepian sungai Rhine pasukan khusus yang dikomandani oleh Oscar telah menunggu kedatangan rombongan Putri Marie Antoinette. Tanpa diketahui ada yang berniat jahat untuk menggagalkan pernikahan ini. Dia adalah Duke Orlèans, sepupu Putra Mahkota Louis August yang mengincar tahta. Beberapa lama kemudian Putri Marie Antoinette tiba di tempat penerimaan. Di sana dia diharuskan untuk menanggalkan seluruh pakaian dan perhiasannya dan harus memakai pakaian serta perhiasan buatan Prancis. Putri Antoinette menolak apalagi dia harus melepas cincin dari ibunya. Dia pun berlari dan bersembunyi membuat para pelayan kelabakan mencarinya. Pada saat itu ada seorang gadis pelayan menyusup ke dalam ruangan, Oscar yang memperhatikan pelayan itu merasa curiga karena pelayan itu tampak seperti laki-laki. Si pelayan misterius itu kemudian menemukan Putri Marie Antoinette dan mengajaknya bertukar pakaian, sang Putri pun menyetujui. Akhirnya sang Putri dan pelayan tersebut bertukar tempat.

Kemudian Putri Marie Antoinette yang berpakaian seperti pelayan, keluar dari tempat penerimaan itu. Oscar melihatnya, dan yakin bahwa gadis itu bukanlah pelayan yang dia lihat sebelumnya. Oscar pun mengikuti gadis pelayan itu. Sementara itu, Putri Antoinette tersesat di dalam gua. Di gua tersebut Putri Marie Antoinette bertemu orang-orang suruhan Duke Orlèans yang ditugaskan untuk menculiknya. Untung Oscar datang tepat pada waktunya. Dia pun menyelamatkan sang putri dan membawa lari sang putri dari tempat itu menuju tempat pertemuan dengan Raja Louis XV dan Putra Mahkota Louis August. Untung Oscar datang pada saat yang tepat, ketika si Marie Antoinette palsu baru saja tiba di tempat itu. Marie Antoinette palsu terkejut dan berusaha kabur, Oscar mengejarnya namun Duke Orlèans malah menusuk Antoinette palsu itu karena tidak ingin rahasianya terbongkar bahwa dialah dalang dari semua ini.

Akhirnya, Marie Antoinette pun dipertemukan dengan calon suaminya Putra Mahkota Louis August, yang canggung dan pemalu. Namun saat itu, Antoinette tidak merasakan kegembiraan akan perjodohan ini. Akhirnya mereka pun kembali ke Versailles. Oscar mengawal kereta kuda yang membawa Putri Marie Antoinette. Countess Noailles, kepala dayang yang mengurus keperluan Putri Marie Antoinette, berkata bahwa dia sangat bersyukur Oscar datang tepat waktu dan menyelamatkan Sang Putri. Putri Marie Antoinette yang terkagum-kagum dengan sosok Oscar yang telah menolongnya, terkejut mengetahui bahwa Oscar sebenarnya adalah seorang wanita. Sang Putri pun semakin kagum dengan sosok Oscar dan ingin mengenal Oscar lebih jauh.

Sementara itu dari kejauhan, seorang pemuda sedang berada di atas tebing memandang iring-iringan rombongan kerajaan. Pemuda itu adalah Hans Axel von Fersen, bangsawan muda dari Swedia. Tak seorang pun yang tahu, akan terjadi pertemuan yang menentukan antara Oscar, Antoinette, dan Fersen. Ketiga orang itu akan menghadapi hidup yang rumit di kemudian hari.

Previous Episode: "Oscar! The Destiny of The Rose" 
Next Episode: "A Spark in Versailles"

Facebook Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Merci Beaucoup ^^

 

Versailles No Bara Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | Illustration by Enakei | Blogger Blog Templates