Elegant Rose

Sabtu, 04 Februari 2012

Rose of Versailles Ep. 03 : A Spark in Versailles

Diposkan oleh Hayyu François de Jarjayes di 7:01 PM


Cerita sebelumnya, Putri Marie Antoinette dari Austria datang ke Prancis untuk dinikahkan dengan Putra Mahkota Louis August. Namun ada pihak yang ingin menggagalkan rencana pernikahan itu dengan menculik sang Putri namun untung ada Oscar yang menyelamatkan sang putri. Sejak saat itu Oscar menjadi popular di kalangan istana terutama para bangsawan wanita.

Tanggal 16 Mei 1770 di gereja Louis XIV di Versailles, dilangsungkan upacara resmi pernikahan antara Putri  Marie Antoinette dan Putra Mahkota Louis August yang dihadiri oleh 6000 orang yang erdiri dari bangsawan dan biarawan. Namun saat menandatangani sertifikat pernikahan, pena yang digunakan oleh Putri Marie Antoinette tersendat dan meninggalkan bercak tinta. Hal itu dipercaya sebagai pertanda buruk.
Akhirnya Putri Marie Antoinette telah resmi menjadi Putri Mahkota Prancis, dan tiba saatnya dia datang ke pertemuan di Versailles untuk pertama kalinya. Di Prancis, ada tradisi khusus. Wanita yang derajatnya lebih rendah tidak boleh menyapa wanita yang kedudukannya lebih tinggi. Karena ratu sudah meninggal, maka Putri Marie Antoinette sebagai Putri Mahkota memiliki derajat paling tinggi dan semua orang menunggu Putri Antoinette menyapa mereka lebih dulu.

Di pertemuan itu, Putri Marie Antoinette melihat seorang wanita bertingkah angkuh. Dia adalah Madame Du Barry, selir Raja Louis XV. Begitu melihat wanita itu putri Marie Antoinette langsung tidak menyukainya. Putri Marie Antoinette pun menanyakan tentang wanita itu dan kedudukannya kepada Oscar yang kebetulan ada di sana. Rasa tidak suka Putri Marie Antoinette terhadap Madame Du Barry tidak luput dari perhatian ketiga bibi Putra Mahkota yaitu Putri Adelaide, Putri Sophie, dan Putri Victoria. Ketiga ‘old miss’ itu langsung memprvokasi Putri Marie Antoinette. Mereka menceritakan Madame Du Barry yang lahir dari kalangan rakyat biasa dan merupakan wanita penghibur. Dia kemudian menikah dengan Count Du barry dan memperoleh gelar Countess, setelah Count Du Barry meninggal, dia datang ke istana Versailles dan menarik perhatian sang Raja hingga akhirnya berhasil menjadi selir Sang Raja. Setelah menjadi selir Raja Louis XVI, Madame Du Barry tidak hanya mendapatkan kehidupan yang mewah tetapi juga mendapat kedudukan tertinggi di Istana Versailles sampai kedatangan Putri Marie Antoinette yang menjadi Putri Mahkota dan menggeser kedudukan Madame Du Barry. Putrid Marie Antoinette pun terhasut dan memutuskan untuk tidak mempedulikan Madame Du Barry sama sekali.

Madame Du Barry yang kesal dengan sikap Putri Antoinette yang tidak menyapanya sama sekali, berusaha mengalahkannya dan menarik perhatian para bangsawan untuk berada di pihaknya. Apalagi kabar  tentang  Putri Antoinette yang tidak menyapa Madame Du Barry, sudah tersebar dan menjadi bahan pembicaraan di kalangan istana. Para bangsawan itu bertanya-tanya kepada siapakan Oscar berpihak. Namun Oscar sendiri tidak mau memusingkan hal ini dan tidak ingin berpihak pada siapapun.

Sementara itu, Duke Orleans, sepupu putra mahkota menemui Madame Du Barry di ruangannya dan memberitahu cara untuk menarik para bangsawan untuk berada di pihaknya. Maka, Madame Du Barry pun meminta pada Raja Louis XV untuk menjadikan Madame Jarjayes, ibu Oscar, sebagai dayang nya dengan maksud agar Oscar juga berada dipihaknya. Dengan begitu, para bangsawan pun akan berada di pihak Madame Du Barry, mengingat kepopuleran Oscar di kalangan istana Versailles.

Mendengar hal ini, Oscar sangat marah karena Madame Du Barry memperalat ibunya untuk menariknya ke pihak Madame Du Barry namun Oscar tidak punya pilihan, untuk memilih antara Putri Antoinette atau Madame Du Barry. Lalu siapakah yang Oscar pilih?? Lanjut ke episode berikutnya :D

Facebook Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Merci Beaucoup ^^

 

Versailles No Bara Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | Illustration by Enakei | Blogger Blog Templates