Elegant Rose

Kamis, 27 September 2012

Verbara Kids #1

Diposting oleh Unknown di 2:57 PM 0 komentar
I found this on Portuguese language, then I traslated it into English and Indonesian. I'm sorry if there's some mistake on translation. Honestly, I'm using google translate for this because I don't understand a single word in Portuguese.Hahahahahahahaha

Check this out!! It's really funny!! xD



Hahahahahahahaha, funny isn't it??  :D

Unfortunately the Verbara Kids Version isn't published in Indonesia. Ohhhh.... I really want to have it :'(

Senin, 10 September 2012

Oscar and Fersen as a Couple!

Diposting oleh Unknown di 9:21 AM 0 komentar


I've decided that I'll use English and Indonesian language since this posting forward so that the foreigner visitors can understand what this article's talking about :)

Oscar and Fersen!!

Hey... Don't be mad at me if you don't like this pairing. Honestly, I would be glad to see these two become a couple. Fersen is a handsome man. Too bad that he didn't realize Oscar's feeling for him. What a poor man, he didn't realize that a beautiful woman fell in love with him. Oscar is amazingly beautiful, both of her look and her personality.

But I think if Fersen knew that Oscar was a woman from the beginning, he definitely would fall in love with her as well, although there was Antoinette who is said the most beautiful queen of Europe. Oscar no less beautiful than Antoinette, even she's more smart. Her problem just she's always wearing military uniforms not dresses.


Remember when Fersen discovered that Oscar is a mysterious enchanted countess whom he danced with, Fersen said that if she knew from the start that Oscar was a woman, their relationship could be more than friends. But his heart had been belongs to Antoinette. Fersen also described Oscar as a beautiful woman with attributed uniform that covered her fragrant skin. So that means Fersen probably could be fall in love with Oscar. Well, is there a man who couldn't falling in love with this such an angelic woman?? Look at Andre, Gerodere, and even Alain who fell in love with Oscar. Nevertheless, Oscar finally found her true love. He's Andre Grandier. And I think he's much better than Fersen. Well, I'm not a fan of Fersen. Actually I didn't like him and Antoinette because of... yeah you know... I hate cheating whatever the reasons ;)


Indonesian Translation...

Oscar dan Fersen!!

Hey... Jangan marah yaa kalo kamu ga suka pasangan ini. Jujur neh, aq sih seneng2 aja kalo mereka berdua jadi pasangan. Fersen kan ganteng. Sayang banget dia ga nyadar perasaan Oscar buat dia. Kasian banget deh neh cowok, dia ga nyadar seorang cewek cantik jatuh cinta ama dia. Oscar ini luar biasa cantik, baik dalam penampilan maupun hatinya.

Tapi kayaknya kalo Fersen tau dari awal bahwa Oscar itu adalah cewek, pastinya dia bakalan jatuh cintrong juga ama si Oscar, walopun ada Antoinette yang katanya disebut2 sebagai ratu tercantik di eropa. Oscar ga kalah cantiknya dibanding Antoinette, malah lebih hebat. Masalahnya cuma Oscar selalu pake seragam militer, dan bukannya gaun.

Inget deh waktu Fersen tau kalo Oscar adalah Si Countess cantik dan misterius yang pernah dansa ama dia, Fersen bilang kalo aja dia tau dari awal Oscar adalah seorang wanita, mungkin hubungan mereka akan lebih dari sekedar teman. Tapi hati Fersen udah terlanjur jadi milik Antoinette. Fersen juga menggambarkan Oscar sebagai wanita cantik dengan seragam beratribut yang selalu membungkus kulitnya yang indah. Jadi artinya Fersen mungkin saja jatuh cinta ama Oscar. Yahh, ada ngga sih cowok yang ga jatuh cinta ama cewek secantik dia?? Liat aja Andre, Gerodere, bahkan Alain yang jatuh cinta sama Oscar. Tapi biar gitu, toh akhirnya Oscar nemuin juga cinta sejatina. Dia Adalah Andre Grandier. Dan menurut ku sih dia jauh lebih baek daripada Fersen. Aq sih bukan fans nya Fersen ya. Sebenernya aq ga terlalu suka dia dan Antoinette juga soalnya... yahh kalian tau lah... Aq benci perselingkuhan, apapun alasannya ;)

Minggu, 15 Juli 2012

Rose Of Versailles Ep.11 : Fersen Departs for the Northland

Diposting oleh Unknown di 9:30 PM 0 komentar

Setelah penobatan Raja Prancis yang baru, Louis XVI, seluruh Prancis seperti hidup kembali. Seluruh rakyat engelu-elukan raja baru mereka. Di mana-mana terdapar lukisan dan poster-poster yang memampangkan kedua Raja dan Ratu muda tersebut. Rakyat sangat menaruh harapan besar pada mereka.
Di istana Versailles, Marie Antoinette yang sekarang telah menjadi seorang ratu, mulai melaksanakan tugas barunya yaitu mengadakan pertemuan dengan para bangsawan. Namun Marie Antoinette yang masih kekanak-kanakan dan senang bermain-main, malah bersikap seenaknya. Dia dengan sesuka hatinya mengangkat menteri-menteri tanpa melihat dulu latar belakang dan kemampuan orang tersebut, dan menghentikan atau membatalkan pertemuan seenaknya. Hal ini sangat membuat Count Mercy dan Countess Nouailles khawatir.

Sementara itu, Oscar diangkat menjadi komandan tertinggi di asukan pengawal kerajaan. Ini adalah rekomendasi dari Ratu Antoinette. Ratu Antoinette juga menjanjikan gaji dua kali lipat kepada Oscar namun Oscar menolaknya. Dia ingin gajinya tetap dan apabila Ratu Antoinette memaksa, Oscar tidak akan menerima kenaikan pangkatnya sebagai Komandan Tertinggi. Sang ratu muda terkejut mendengar pernyataan Oscar. Namun dia mengalah dan meminta Oscar mengatakan apapun yang dia inginkan seperti pangkat tinggi, kuda, kastil, namun Oscar hanya berkata bahwa satu-satunya keinginannya adalah melihat Ratu Marie Antoinette menjadi seorang ratu yang baik dan bijaksana. Maka sejak saat itu Oscar menjadi Komandan tinggi, dengan seragam barunya yang berwarna merah. Ratu Marie Antoinette megiriminya banyak sekali hadiah, namun ditolak oleh Oscar. Menurutnya Ratu Marie Antoinette seharusnya bisa menahan dirinya dan tidak menghambur-hamburkan uang untuk mengekspresikan kesenangannya pada orang-orang favoritnya karena uang tersebut merupakan pajak dari rakyat. 

Sang ratu kecewa mengetahui semua hadiahnya ditolak oleh Oscar. Sementara itu hatinya juga sedang dirundung kesedihan karena Fersen sama sekali belum mengunjunginya sejak penobatannya sebagai ratu prancis. Menurut Countess Noailles, Fersen mungkin disibukkan dengan tugas-tugasnya karena dia seorang pelajar yang sedang menuntut ilmu di beberapa Negara di eropa. Karena kesedihannya, Ratu Antoinette merasa malas untuk mengadakan pertemuannya. Dia pun mengatakan kepada Grand Chamberlain untuk membatalkan pertemuan hari itu. Namun Count Mercy menegurnya dan mengatakan bahwa pertemuan tersebut adalah tugas seorang Ratu, dan Marie Antoinette adalah seorang Ratu, bukan lagi Putri Mahkota. Ratu Antoinette terpaksa menurutinya namun dia hanya menemui 10 orang saja. Tiba-tiba salah satu dayang memasuki ruangan dan menyampaikan pesan dari seorang tamu yang ingin menemui Ratu Marie Antoinette. Sang Ratu menolaknya, namun ketika mendengar bahwa tamu tersebut adalah Fersen, Ratu Antoinette menjadi sumringah.

Di ruang pertemuan, para bangsawan merasa kesal dengan sikap Ratu Marie Antoinette yang seenaknya membatalkan pertemuan. Mereka merasa tak dianggap oleh sang ratu. Apalagi ratu membatalkan pertemuan tersebut hanya gara-gara seorang fersen. Kemarahan bangsawan tersebut dikompori oleh Duke de Guemenee. Oscar yang mendengar hal itu sangat menyayangkan sikap Ratu Antoinette.

Sementara itu Ratu Marie Antoinette asyik berbincang-bincang dengan Fersen. Kemudian Countess Nouailles mengabarkan bahwa konser segera dimulai dan meminta Ratu Antoinette bersiap-siap. Lagi-lagi Ratu Antoinette membatalkannya. Fersen merasa tidak enak hati karena Ratu Marie Antoinette lebih memilihnya daripada menghadiri pertemuan dan konser rutin, namun Fersen tidak dapat berbuat apa-apa. Dia terlalu terpesona dengan kecantikan Ratu Antoinette. Countess Nouailles merasakan sesuatu hal yang berbeda pada Ratu Antoinette. Dia pun membicarakannya dengan Count Merci. Menurutnya keramahan Ratu Marie Antoinette pada fersen sangatlah tidak wajar, dan Countess Nouailles merasakan sesuatu hal yang ganjil pada mereka berdua. Namun Count Merci yang tidak peka hanya tertawa dan mengatakan bahwa kekhawatiran Countess Nouailles terlalu berlebihan. Oscar yang mendengar percakapan Countess Nouailles dan Count Merci merasakan kekhawatiran yang sama dengan yang dirasakan oleh Countess Nouailles. Sebagai seorang wanita, tentunya Oscar juga peka terhadap hal-hal tersebut. Oscar berpikir dia harus melakukan tindakan segera untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Keesokan harinya Oscar mendatangi rumah Fersen dan memberinya peringatan. Fersen sudah menduga apa yang akan dibicarakan Oscar. Maka Oscar pun tidak bertele-tele dan menyarankan pada Fersen agar dia segera meninggalkan Prancis dan kembali ke Swedia. Fersen terkejut dengan pernyataan Oscar. Fersen mengerti akan kekhawatiran Oscar. Menurut Oscar memang belum ada gosip-gosip buruk tentang mereka namun ada beberapa orang yang memperhatikan gerak gerik Fersen dan Ratu Marie Antonette. Hal ini tentu berbeda dulu dan sekarang. Dulu Marie Antoinette masih seorang Putri Mahkota yang memiliki lebih banyak kebebasan, tapi sekarang Marie Antoinette sudah menjadi seorang Ratu. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, dan bahaya yang akan dihadapi Fersen kelak, Oscar menyarankan Fersen untuk tetap di negaranya untuk sementara waktu. Fersen pun mengerti dan menerima saran Oscar ntuk pulang ke negaranya. Sebelum Oscar pulang, Fersen menanyakan sesuatu pada Oscar, apakan Oscar tidak merasa kesepian, memakai pakaian militer dan tidk merasakan kebahagiaan yang dialami oleh seorang gadis muda pada umumnya. Dengan tersenyum Oscar menjawab bahwa ia dilahirkan untuk dibesarkan sebagai anak laki-laki untuk meneruskan tradisi keluarga Jarjayes yang telah dipercaya memimpin pasukan istana. Dan dia tidak merasa kesepian dan menjalani hidupnya bagaimana adanya. Maka Fersen pun mengucapkan salam perpisahan pada Oscar dan berjanji akan bertemu lagi suatu saat nanti.

Dalam perjalanan pulang bersama Andre, Oscar memikirkan kembali apa yang telah dilakukannya. Ini demi Ratu Antoinette, dan yang terpenting untuk Prancis, pikir Oscar. Di tengah perjalanan, Oscar melihat ada kerumunan orang. Rupanya ada keributan disana. Dari salah seorang dari kerumunan yang  mereka tanyai, rupanya ada seorang anak yang mencuri dari seorang Duke. Oscar melihat ditengah kerumunan, ada seorang anak laki-laki kecil sedang menangis dan Duke de Guemenee. Rupanya anak laki-laki itu mencuri dari Duke de Guemenee. Tiba-tiba ada seorang gadis muda berlari ke tengah kerumunan dan memohon ampun pada Duke de Guemenee atas apa yang dilakukan anak laki-laki tersebut. Oscar dan Andre mengenali gadis itu. Dia adalah Rosalie yang pernah mereka temui temo hari. Mendengarkan permohonan Rosalie, Duke de Guemenee memaafkan anak laki-laki itu dan menyuruhnya menyingkar dari hadapannya. Duke de Guemene berbalik dan hendak pergi dari situ.  Rosalie merasa lega dan menyuruh Pierre si anak laki-laki kecil itu untuk pulang. Dengan riang anak laki-laki itu berlari menyongsong ibunya. Namun tiba- tiba duke de Guemene berbalik, mengambil pistol dari dalam sakunya dan menembak anak laki-laki kecil itu tepat ke punggungnya. Si pierre ecil pin terkapar dan tewas seketika, semua yang menyaksikan sangat terkejut namun mereka tidak berani melakukan apa-apa. Oscar yang menyakskan hal itu naih darah dan berusaha mengejar de Guemenee, namun dicegah oleh Andre yang segera membawa Oscar pergi dari tempat itu.

Sesampainya di rumah, Oscar menangisi kejadian tadi dan menyesali ketidakberdayaannya. Emosinya meluap-luap. 
Sementara malam itu juga, Fersen bertolak ke swedia. Selama 4 tahun lamanya dia tidak menginjakkan kakinya di tanah Prancis. 
Ratu Marie Antoinette merasa hancur dengan kepergian fersen apalagi Fersen tidak mengatakan sepatah kata pun padanya. Ratu Marie Antoinette merasa kesepian namun sang ratu belum menyadari arti kesepian yang dirasakannya.

Previous Episode: "Oscar at the Duel at Dawn"
Next Episode: "Oscar at the Duel at Dawn" (coming soon)

 

Versailles No Bara Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | Illustration by Enakei | Blogger Blog Templates